Andy Salim: Kita Bicara Kriminal Bukan Politis!
Senin, 23-11-2020 - 09:11:10 WIB 👁 32385
SERGAPONLINE.COM JAKARTA - Andi Salim seorang pengusaha yang sudah membeli gedung DPD Golkar Jln Achmad Yani Bekasi pada tahun 2004 dan masih terus untuk memperjuangkan haknya mengatakan bahwa ini adalah murni kriminal dan bukan politis pada saat ditemui oleh awak media ini di Metropolitan Mal Bekasi, Jumad, (20/11/2020).
“Ini murni bicara tentang kriminal dan bukan politis,†tegas Andy Salim.
Gedung Golkar Jln Achmad Yani Bekasi sudah dibeli dan dibayar sebanyak 3 kali kepada Rachmat Effendy ( Pepen- Red) yang sekarang menjabat sebagai Walikota Bekasi.
“Pembayaran sebanyak 3 kali kepada Pepen,†ujar Andy dengan tegas.
Andi Salim yang sudah memberikan uang sebesar 3 miliar rupiah kepada Rachmat Effendi (Pepen) Walikota Bekasi untuk kepemilikan Gedung Golkar jalan Achmad Yani Bekasi pada tahun 2004 sebanyak 80 persen adalah tanda keseriusan dan bukan ketidakseriusan.
“Mana ada orang yang sudah membayar sebanyak 80 persen dari harga jual tandanya tidak serius? Mana ada? Kalau orang sudah membayar sebanyak 80 persen masih dibilang tidak serius bisa dibilang orang itu tidak waras,†urai Andi Salim yang berasal dari Palembang ini.
Andi juga mengatakan bahwa 3 Miliar itu sekarang nilainya sebanding dengan 7/8 ruko di Jln Achmad Yani Bekasi.
“3 Miliar itu nilainya sekarang sebanding dengan sekitar 7/8 ruko di kiri dan kanannya,†kata Andy dengan meyakinkan.
Andy Salim mengatakan kepada pewarta media ini bahwa Pepen sudah menjadi penguasa selama 16 tahun. “Sudah 16 tahun jadi penguasa dan bertindak zolim dengan menggugat bahkan menyangkal tidak memiliki hak gedung DPD, tetapi sudah menjual dan menerima uangnya,â€tutur Andy dengan geram.
Saya tidak hidup dari Kota Bekasi saja, sambung Andy, dirinya lah yang membesarkan Jln. Achmad Yani Bekasi. “Saya yang menarik investor untuk masuk dan membuka usahanya di ruko Jln Achmad Yani sehingga Jln Achmad Yani Bekasi terkenal sebagai pusat bisnis di Bekasi,â€tutup Andi. (JNI)
Komentar Anda :