Dampak Covid19, Penjualan di Pasar Tradisional Kota Peureulak Menurun
Sabtu, 28-11-2020 - 17:16:08 WIB 👁 31144

TERKAIT:
 
  • Dampak Covid19, Penjualan di Pasar Tradisional Kota Peureulak Menurun
  •  

    SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Selama masa pandami yang dihadapi saat ini banyak masyarakat yang mengeluh terkait ekonomi yang terasa semakin sulit untuk didapatkan, dan hal tersebut disampaikan oleh salah satu pedagang yang berjualan di Pasar Tradisional Baru Kota Peureulak, Aceh Timur, pada Hari Jum'at (27/11/2020), yang aktifitas jual beli nya tetap berjalan walau dimasa pandami.

    Dulu sebelum masuknya masa pandami, masyarakat yang berkunjung/datang ke pasar ini untuk membeli kebutuhan pokok, baik itu bahan dapur, dan lain lainnya. Namun semenjak Virus Corona (Covid19) yang termasuk virus mematikan ini, memaksa masyarakat untuk tidak saling berdekatan atau harus jaga jarak agar virus Corona tidak tertular ke yang lainnya, karena beberapa waktu lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa penyebaran Virus tersebut bisa terjadi melalui udara. Selain udara, ada beberapa mode atau cara yang menjadi jalur penyebaran virus Corona, yaitu:

    1. Penyebaran virus corona melalui Droplet, yang bisa terjadi saat seseorang batuk, bersin, bernyanyi, berbicara, hingga bernapas. Karena Saat melakukan hal-hal tersebut, partikel kecil atau aerosol yang bisa tertular dalam jarak dekat.

    2. Virus Corona itu bisa menyebar melalui partikel-partikel kecil yang melayang di udara, walau pun hal tersebut diakui oleh Organisasi tersebut setelah mendapatkan kritikan dari ratusan ilmuwan terkait penyebaran virus Corona melalui udara.

    3. Penularan Dengan Permukaan Yang Terkontaminasi, seperti saat seseorang menyentuh permukaan yang mungkin telah terkontaminasi virus dari orang yang batuk atau bersin, Lalu virus itu berpindah ke hidung, mulut, atau mata yang disentuh setelah menyentuh permukaan yang terkontaminasi tersebut, karena menurutnya virus Corona bisa bertahan selama 2-3 hari di permukaan tertentu.

    4. Selanjutnya Penyebaran Virus Corona melalui Fecak-oral Atau Limbah Manusia, seperti urine dan feses. Namun WHO mengatakan hingga saat ini masih belum ada laporan yang dipublikasi terkait cara penularan virus Corona melalui cara ini dan bukan menjadi upaya transmisi utama virus.

    Bahkan dalam laman resmi WHO, selain melalui fecal-oral tersebut, penyebaran virus Corona juga bisa terjadi melalui darah, dari ibu ke anak, hingga dari hewan ke manusia.

    WHO juga berpesan pada masyarakat agar semakin paham bahwa Virus Corona (COVID-19) bukan penyakit main-main. Covid19 bisa berakibat fatal bila tidak dicegah, jangan panik, dan terus ikuti saran yang diberikan terkait pencegahan penyebaran virus Corona seperti mencuci tangan, memakai masker, dan jaga jarak, dan Masyarakat juga harus memastikan kebenaran info virus corona sehingga tidak termakan hoaks.

    Nah, semenjak saat itu pengunjung dan Omzet penjualan di Pasar tersebut menurun sangat signifikan mencapai 50% bahkan lebih, sebagaimana dari hasil wawancara dengan salah satu pedangan disana mengatakan bahwa para pembeli yang biasanya datang sehari sekali, kini hanya datang 3 Hari Sekali bahkan lebih.

    "Selama masa pandami, pengunjung dan pendapatan kami sangat menurun drastis, bahkan kami pedagang untuk membeli beras aja susah, karena sebelum masa pandami, biasanya kami laku 1 juta perhari kini berubah drastis menjadi Rp.300 ribu perhari bahkan dibawahnya," Begitulah kata salah satu pedagang, Jahrudin, yang berjualan Sayur di Pasar Tradisional Peureulak, Kamis (27/11/2020).

    Namun penurunan pengunjung di pasar tradisional Kota Peureulak bukan tampa alasan, karena tak sedikit bahkan banyak dari pengunjung/pelanggan yang menerapkan social distancing atau penjagaan jarak sosial agar tidak mengunjungi tempat keramaian salah satunya pasar tradisional di peureulak, sebagaimana hasil wawancara dengan salah satu pengunjung.

    "Ya begitulah mas, takut sih takut, tapikan hidup dan mati di Tuhan, namun kita hanya mampu mencegah dengan cara-cara yang dianjurkan oleh pemerintah agar tidak tertular juga untuk membantu pemerintah dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona. Ya... Mudah-mudahan masa pandami ini cepat berakhir agar kami masyarakat bisa beraktifitas normal kembali. Kata Maulidin saat yang berhasil diwawancarai saat mengunjungi pasar tradisional kota Pereulak.

    Para pedangang juga sangat berharap kepada pemerintah Aceh Timur agar membantu permasalahan mereka yang dihadapi saat ini supaya pengunjung kembali ramai dan mereka bisa menghidupi kebutuhan keluarganya mengingat selama masa pandami Covid19 ini Omzet para pedagang di Pasar Tradisional tersebut menurun sangat drastis. Harap para pedagang pasar tradisional baru kota Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. (Edo)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Polresta Pekanbaru Dukung Program Swasembada Pangan Melalui Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Masyarakat
  • Tim Gabungan URC Satreskrim Polres Pasbar Ringkus Pelaku Penganiyaan di Kecamatan Gunung Tuleh
  • Pasangan Suami Istri Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Pasaman Barat Ditangkap Polisi
  • Kapolda Sumbar: Bangun Taman Lalu Lintas Menjadi Investasi Jangka Panjang Membangun Generasi Tertib Berlalu Lintas
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Polresta Pekanbaru Dukung Program Swasembada Pangan Melalui Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Masyarakat
    03 Tim Gabungan URC Satreskrim Polres Pasbar Ringkus Pelaku Penganiyaan di Kecamatan Gunung Tuleh
    04 Pasangan Suami Istri Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Pasaman Barat Ditangkap Polisi
    05 Kapolda Sumbar: Bangun Taman Lalu Lintas Menjadi Investasi Jangka Panjang Membangun Generasi Tertib Berlalu Lintas
    06 Polda Sumbar dan Pemprov Gelar Subuh Mubarak, Sinergikan Pendidikan Karakter Serta Gerakan Subuh Berjamaah
    07 Kakanwil Resmikan PRIMKOPASINDO, Perkuat Pembinaan, Pengawasan, dan Keamanan Lapas Bengkalis
    08 Turun Langsung Ke Lapangan, Kapolda Riau Tinjau Progres Jembatan Merah Putih Presisi Di Dumai
    09 Sukseskan Program Presiden RI, Kapolsek Singingi Tinjau Perkarangan Taman Bergizi Warga
    10 Bentuk Apresiasi Atas Dedikasi Anggota, Polresta Pekanbaru Anugerahkan Kenaikan Pangkat kepada 116 Personel
    11 Terima Kasih Kapolda dan Dirlantas Polda Sumbar, Ibu Iche Kini Miliki Rumah Layak Huni
    12 Dirlantas Polda Sumbar Resmikan Rumah Hasil Bedah Rumah dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
    13 Kapolsek Ranah Batahan Tegaskan Komitmen Polri Presisi: Penegakan Hukum Humanis, Profesional, dan Berkeadilan
    14 Ketua DPW GMPK Riau Ucapkan Selamat Atas Kenaikan Pangkat Putra Adin Mardeka Menjadi AKP
    15 Kakanwil Ajak Jajaran Lapas Bagansiapiapi Wujudkan IMIPAS PRIMA Berbasis Integritas
    16 APJI dan MPP Kawal Ketat SPMB Riau, Tegaskan Stop Praktik “Jual Bangku” di Sekolah
    17 Luar Biasa Mantap Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
    18 3 Gelar Juara! Polres Kampar Bersinar Di Hari Bhayangkara Ke-80
    19 Kepedulian Hingga Hari Ini, Dirlantas Polda Riau Sukses Salurkan 7.075 Paket Bansos di Seluruh Kota dan Kabupaten di Riau
    20 Ketua PEKAT IB Riau Edwin Aditya Nugraha Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Pengabdian Polri
    21 Prosesi Sertijab dan Kenal Pamit Lima Pejabat Polres Dumai Berlangsung Khidmat
    22 Wakapolda Sumbar Pimpin Rilis Capaian Semester I 2026: 705 Kasus Diungkap, 41 Kg Sabu dan 586 Kg Ganja Disita
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com