KNPI Aceh Timur Dukung Penuh Daerah Pesisir Jadi Kawasan Kontribusi Produksi Udang Nasional per 2024
Sabtu, 26-12-2020 - 14:42:38 WIB 👁 41802
SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Sekretaris DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Aceh Timur, H. Sulaiman atau yang akrap disapa Toke Leman (Tole) mendukung penuh daerah Kabupaten Aceh Timur ini menjadi kawasan kontribusi tingkatkan produksi udang nasional hingga 250 % tahun 2024.
"Kabupaten Aceh Timur ini memiliki luas lahan tambak mencapai 17.850 hektar lebih, dengan garis pantai mencapai 124 kilometer. Maka dari itu KKP Pusat tidak salah lagi memilih Kabupaten Aceh Timur sebagai daerah sentra produksi udang nasional,†Kata H.Sulaiman, Sabtu (26/12/2020).
Sambungnya, dahulu sebelum musibah tsunami tahun 2004, Aceh Timur merupakan salah satu kawasan produksi udang windu terbesar di Aceh. Katanya, ada beberapa lokasi lahan tambak intensif seperti di Julok, Bagok kala itu aktif berproduksi jenis udang windu.
“Namun pasca Tsunami Aceh tahun 2004 silam, atau 16 tahun silam, banyak areal tambak, dan saluran pengairan suplay debit air ke areal tambak terjadi pendangkalan dan rusak di kawasan ini, sehingga produksi udang menurun dratis,†papar H. Sulaiman yang juga seorang pengusaha muda di kabupaten Aceh Timur tersebut.
Menurutnya kehadiran proyek model klaster tambak udang Nasional di Desa Matang Rayeuk, Kecamatan Idi Timur, yang dicanangkan KKP Pusat merupakan salah satu motivasi baru untuk membangkitkan semangat para petani tambak udang Aceh Timur.
“Kita apresiasi kepada Pemerintah Aceh Timur yang telah mampu mengetuk hati Pemerintah Pusat untuk menjadikan Aceh Timur sebagai daerah sentra produksi udang Nasional. Kami dari kalangan Pemuda dan OKP Aceh Timur mendukung sepenuhnya model klaster tambak udang Nasional Desa Matang Rayeuk yang akan diresmikan pada Hari Senin (28/12/2020) oleh Sekjen KKP Pusat,†Papar Sekretaris KNPI Aceh Timur dengan penuh semangat.
Pria kelahiran Keude Gerobak tersebut juga mendukung penuh rencana pengembangan 10 ribu hektar model klaster lahan tambak Aceh Timur hingga tahun 2024 nanti. Serta mengucapkan terima kasih kepada KKP Pusat, Balai Budidaya Ujung Batee, dan KKP Kabupaten Aceh Timur.
“Semoga saja lewat pengembangan sektor tambak udang vaname dan udang windu, dapat membangkitkan ekonomi masyarakat daerah ini, khusunya daerah pesisir,†Pungkas H.Sulaiman yang dijuluki Toke Leman yang dermawan, dan beliua juga Ketua Korwil Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh Timur. (Rls/Edo)
Komentar Anda :