Dandim 05/06 Tangerang Mendukung Penggungkapan Surat Keterangan Covid-19 Palsu
Senin, 18-01-2021 - 18:42:42 WIB 👁 27235

TERKAIT:
 
  • Dandim 05/06 Tangerang Mendukung Penggungkapan Surat Keterangan Covid-19 Palsu
  •  

    SERGAPONLINE. COM TANGERANG - Polisi menyatakan bakal memanggil setiap pihak yang diduga telah membeli dan menggunakan surat hasil swab tes negatif Covid-19 palsu yang dijual di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang selama masa pandemi.

    “Penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap pengguna dokumen kesehatan hasil swab PCR palsu,” kata Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra melalui keterangan resmi, Senin (18/1).

    Adi mengatakan kepolisian akan mengembangkan perkara pemalsuan surat hasil swab tersebut di wilayah Bandara Soetta. Pasalnya, kepolisian menduga bahwa kegiatan jual-beli tersebut melibatkan sindikat yang luas.

    Dalam pengungkapan kasus tersebut, ada 15 orang tersangka yang dicokok oleh aparat kepolisian. Beberapa diantaranya bahkan merupakan pekerja di lingkungan Bandara. Beberapa diantaranya seperti mantan relawan hingga yang masih aktif sebagai validasi Kantor Kesehatan

    Kemudian, ada tersangka yang berprofesi sebagai pegawai fasilitas Rapid Tes Kimia Farma di Terminal 2 dan Farma Lab di Terminal 3. Lalu, tersangka lain ada yang berprofesi sebagai sekurti area parkir dan karyawan Lion Air.

    “Surat kesehatan untuk proses penerbangan tanpa melalui mekanisme pemeriksaan kesehatan dengan memasang tarif sebesar Rp1 juta sampai Rp1,1 juta,” kata dia.

    Adi mengungkapkan terdapat tersangka yang turut dijerat karena menggunakan surat palsu tersebut. Salah satunya, ialah pemilik restoran Konro berinisial CY alias S di wilyah Kepala Gading.

    Dia diduga telah menggunakan surat palsu tersebut sebanyak 13 kali untuk keperluan pribadinya.

    “Peran (tersangka) memesan dan menggunakan surat rapid test yang dibuat tersangka 4 sebanyak 13 kali untuk keperluan pribadi dan keluarganya saat melakukan penerbangan melalui Bandara Soekarno-Hatta,” ucapnya.

    Para tersangka, kata dia, meraup keuntungan dari penjualan surat palsu tersebut mulai dari Rp50 ribu hingga Rp250 ribu per surat. Oleh sebab itu, sindikat tersebut juga melibatkan sejumlah calo tiket yang biasa berada di sekitar wilayah Bandara Soetta untuk mencari calon pembeli.

    “Penyidik telah menghubungi Naraya Medical Center, Farmalab dan Fasilitas Kesehatan perihal hasil PCR yang diduga palsu tersebut dan didapatkan keterangan bahwa surat hasil negatif swab PCR, Rapid Antibodi maupun Rapid Antigen tersebut adalah palsu,” tambah dia.

    Lalu sebenarnya bagaimana cara membedakan surat rapid dan swab antigen palsu dengan yang asli?

    1. Surat Rapid test Antigen pastinya memiliki tanda tangan dokter yang tertera pada surat tersebut.

    2. Pastinya ada sebuah stempel berwarna dan tentunya basah yang dicap ditanda tangan surat rapid atau swab antigen.

    3. Adanya alamat lengkap klinik, rumah sakit atau dokter yang mengeluarkan surat rapid dan swab antigen dan semua itu ditulis secara lengkap di surat tersebut.

    4. Dalam surat yang asli harus ada nama dokter dan nomor telpon dokter untuk memudahkan konfrimasi.

    5. Surat yang asli bisa dipertanggung jawabkan oleh pihak rumah sakit atau kilinik. Sehingga masyarakat yang menggunakan surat asli pun tidak akan dijerat oleh aparat kepolisian.

    Dalam perkara ini, setidaknya ada 15 tersangka yang diringkus oleh polisi, bahkan beberapa di antaranya merupakan pegawai yang sehari-harinya bekerja di wilayah Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.  Selain itu, polisi juga mengamankan tersangka yang bekerja sebagai sekuriti area parkir terminal 3 berinisial U.

    Lalu sebenarnya bagaimana cara membedakan surat rapid dan swab antigen palsu dengan yang asli?

    1. Surat Rapid test Antigen pastinya memiliki tanda tangan dokter yang tertera pada surat tersebut.

    2. Pastinya ada sebuah stempel berwarna dan tentunya basah yang dicap ditanda tangan surat rapid atau swab antigen.

    3. Adanya alamat lengkap klinik, rumah sakit atau dokter yang mengeluarkan surat rapid dan swab antigen dan semua itu ditulis secara lengkap di surat tersebut.

    4. Dalam surat yang asli harus ada nama dokter dan nomor telpon dokter untuk memudahkan konfrimasi.

    5. Surat yang asli bisa dipertanggung jawabkan oleh pihak rumah sakit atau kilinik. Sehingga masyarakat yang menggunakan surat asli pun tidak akan dijerat oleh aparat kepolisian.

    Sementara Dandim 0506 / Tgr Kolonel Inf Bambang Hary Toegiono yang hadir mengatakan sangat mendukung pengungkapan kasus ini , kareba pemalsuan surat keterangan bebas Covid 19 merugikan semua pihak.

    Tim Garuda Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil menangkap sindikat pemalsu surat hasil tesswab PCR. Belasan orang berhasil diamankan.(rls/JNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
  • Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  • Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
    03 Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
    04 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    05 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    06 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    07 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    08 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    09 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    10 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    11 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    12 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    13 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    14 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    15 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    16 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    17 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    18 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    19 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    20 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    21 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    22 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com