SERGAPONLINE.COM PEKANBARU – Asal semburan Gas yang bercampur lumpur tersebut terjadi saat tukang sumur bor melakukan pengeboran dilokasi pondok pesantren sedalam 115 meter, akibat semburan gas tersebut Pondok Pesantren Al Ikhsan yang berada di Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru Provinsi Riau rusak berat, Jumat (5/2/21).

Awal semburan gas bercampur lumpur dengan mengeluarkan suara bergemuruh hingga terdengar dari jarak 200 meter Di malam hari, akibat semburan pasir dan lumpur tersebut, bangunan pondok pesantren rusak, atap bangunan dan dinding sudah terbuka. Atas munculnya gas tersebut puluhan santri terpaksa diungsikan Pondok Pesantren Al Ikhsan Boarding School I di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Sesuai keterangan dari warga setempat Agus yang diperoleh Sergaponline.com, semburan gas terjadi ketika pihak pesantren membuat sumur bor di lokasi pondok pesantren, Agus mengatakan, “saat pengeboran sumur bor ini yang kedalaman 115 meter, ketika tukang bor mencabut pipa bor tersebut dengan tiba-tiba gas dan lupur muncul kelur dari bawah tanah.
Sumur bor dibuat oleh pihak pesantren untuk mendapatkan air bersih karena selama ini mereka menggunakan air rawa yang ada disekitar pesantren, karena susah air bersih disini.†Kata Agus.
Sesuai pantauan Sergaponline.com dilokasi kejadian, terlihat sejumlah aparat keamanan dari satuan TNI dan Polri serta dari organisasi masyarakat Ikatan Pemuda Karya (IPK) yang sedang turut mengamankan lokasi tersebut. (Jupian)